Wednesday, September 5, 2001

Aku baru aja pulang dari makan di Kembang sama Ricky & Fitrah. Makan chicken teriyaki (tadi siapa yang bayar ya?). Aku & Fitrah jalan-jalan ke Dukomsel sebentar, sekalian aku beli pulsa. Duh, jangan sampe hal menakutkan itu terjadi Ya Allah.

Tuesday, September 4, 2001

Waduh kok tiba-tiba aku terserang kemalsan mengisi diary ini. Nggak ada kejadian yang menarik apa saking menariknya sampe males ya? Hehe..Kalo males sih ya males aja ya.
Yang pasti saat ini aku LAPAR SEKALI!
Suatu hari nanti,
Kuyakin sepi akan kembali,
Kembali menyapaku di sini.
Ku tahu tak ada yang abadi,
Mungkin semua kan datang dan pergi
Namun tetap ku harap ada satu,
Bahagiaku..
(Untuk Bintang – Cokelat)

Ya Allah,Berikanlah kebahagian dalam hidupku,
Agar kelak dengan ikhlas kumerelakan semua.

Monday, September 3, 2001

Kan ku cari jalan yang sunyi
Untuk menghindar darimu
Ku berjanji di dalam hati
Takkan lagi ku menjumpaimu

Di tengahnya kabut
Bermandi embun pagi
Dingin membuat hatiku membeku

Kau yang telah membuat luka di hatiku
Kau yang telah membuat janji-janji palsu
Kau yang selama ini aku sayangi
Kau merubah cintaku jadi benci
(Broery Marantika)

It’s time for me to let go
No matter how long, still won't be the same
Cause you're not gonna be here..
Aku baru aja balik dari Jakarta, kangen-kangenan sama Pipap & Mummy. Asik deh serba dimanja, hihi. Padahal sebelumnya musti tersiksa dulu berjam-jam di hadapan dokter. Itu sih bukan dimanja ya? Penyiksaan dulu, hihi. Ah, nggak apa-apa, kan semua demi supaya aku bisa hidup lebih lama..

Aduh, aku punya problem niih, menyertakan salah seorang teman yang aku kira dia nggak begitu. Wah susah deh ceritanya, AMPUN!